Produk
Layanan pelanggan +8618073152920Telepon / WhatsApp: +8615367865107
Alamat: Ruang 102, Distrik D, Kawasan Industri Houhu, Distrik Yuelu, Kota Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok
Pengetahuan produk
Waktu:2024-07-28 15:39:42 Dilihat:2411
Ikhtisar PM2.5
PM2.5 adalah partikel di udara sekitar dengan diameter aerodinamis kurang dari atau sama dengan 2,5 mikron, juga dikenal sebagai partikel halus atau partikel yang dapat masuk ke paru-paru. Diameternya sangat kecil, kurang dari 1/20 tebal rambut manusia, sehingga dapat tersuspensi di udara dalam waktu lama dan langsung masuk ke paru-paru sehingga menimbulkan dampak yang lebih besar bagi kesehatan manusia. Sumber utama PM2.5 antara lain residu yang dikeluarkan melalui pembakaran dalam proses pembangkit listrik sehari-hari, produksi industri, emisi gas buang mobil, debu, dan produk sampingan dari berbagai reaksi kimia, yang mengandung zat beracun seperti logam berat. Sebagian besar residu tersebut mengandung logam berat dan zat beracun lainnya.
Karena ukurannya yang kecil,PM2.5 dapat menembus paru-paru manusia bahkan memasuki peredaran darah sehingga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan manusia, seperti memicu penyakit pernafasan dan penyakit kardiovaskular.
Ikhtisar Sensor PM2.5
Sensor PM2.5 adalah sensor yang digunakan untuk mengukur konsentrasi PM2.5 di udara. Biasanya terdiri dari komponen optik atau elektronik yang dapat mendeteksi dan mengukur konsentrasi partikel PM2.5 di udara secara real time dan akurat. Sensor tersebut memiliki berbagai aplikasi dalam pemantauan kualitas udara, pemantauan lingkungan, pengendalian industri dan bidang lainnya.
1. Metode Deteksi Optik: Ini adalah metode yang paling umum dan sensor memiliki sumber cahaya dan elemen fotosensitif di dalamnya.Ketika udara melewati sensor, sumber cahaya akan menyinari partikel di udara, dan elemen fotosensitif akan mendeteksi perubahan intensitas cahaya setelah melewati partikel. Karena partikel PM2.5 menghamburkan dan menyerap cahaya, penurunan intensitas cahaya sebanding dengan konsentrasi partikel.
2. deteksi gravimetri: metode ini menghitung konsentrasi bahan partikulat dengan mengumpulkan sampel udara dengan volume tertentu dan meletakkan bahan partikulat dalam sampel pada selembar kertas saring, dan menimbang selisih beratnya sebelum dan sesudah menimbang kertas saring.
3. Metode Deteksi Kapasitansi: Sensor ini mendeteksi konsentrasi PM2.5 dengan menggunakan prinsip bahwa nilai kapasitansi berubah ketika partikel melewati antara kutub kapasitor.
| Rentang pengukuran: | PM2.5: 0-1000μg/m3 PM10: 0-2000μg/m3 |
| Kesalahan relatif: | PM2.5,PM10: ±15% dan ±10μg/m3 kesalahan maksimum (25°C, 50% RH) |
| Partikel minimum yang dapat dideteksi: | diameter 0,3μm. |
| Catu daya: | DC 12V-24V |
| Keluaran: | RS485 |
| Panjang kabel instrumen: | 2,5m |
| Suhu lingkungan pengoperasian: | -20℃~+60℃ |
| Kelembapan sekitar: | 0~99%RH |
| Konsumsi daya produk: | 350mW |
Prinsip kerja sensor PM2.5 terutama didasarkan pada metode hamburan cahaya atau metode kekeruhan laser. Berikut alur kerja berdasarkan metode hamburan cahaya:
1. Sampling: Di dalam sensor terdapat miniatur kipas yang berfungsi untuk menarik udara luar agar partikel-partikel udara masuk ke dalam sensor.
2. Hamburan Cahaya:Terdapat sumber cahaya laser di dalam sensor yang menyebarkan cahaya dari partikel di udara saat melewati sinar laser. Intensitas cahaya yang tersebar sebanding dengan konsentrasi materi partikulat.
3. Deteksi: Penerima fotodioda mengumpulkan cahaya yang tersebar dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.
4. Perhitungan: Sirkuit internal sensor mengubah sinyal listrik menjadi nilai konsentrasi partikel.
5. Keluaran: Terakhir, sensor mengeluarkan hasilnya ke layar perangkat atau secara nirkabel ke perangkat lain.
Ringkasan
PM2.5 adalah partikel halus di udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia, dan konsentrasinya secara langsung mencerminkan kualitas udara. Sensor PM2.5 adalah perangkat yang secara akurat dapat mengukur konsentrasi PM2.5 di udara secara real time, dan prinsip kerjanya terutama didasarkan pada metode hamburan cahaya. Dengan sensor PM2.5, kita dapat memahami dan memantau kualitas udara tepat waktu, sehingga kita dapat mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi kesehatan dan lingkungan kita. Sensor PM2.5 memainkan peran penting dalam pemantauan kualitas udara, pemantauan lingkungan, pengendalian industri dan bidang lainnya.
Sebelumnya:Apa perbedaan antara anemometer 2D dan 3D?
Berikutnya:Sensor tanah menggunakan
Rekomendasi terkait
Katalog sensor dan stasiun cuaca
Katalog sensor pertanian dan stasiun cuaca - NiuBoL.pdf
Katalog stasiun cuaca - NiuBoL.pdf
Katalog sensor pertanian - NiuBoL.pdf
Katalog sensor kualitas air - NiuBoL.pdf
Produk terkait
Sensor gabungan suhu udara dan kelembapan relatif
Sensor Suhu Kelembapan Tanah untuk irigasi| NBL-S-THR
Sensor pHtanah RS485Instrumen pengujian tanah pH meter tanah untuk pertanian | NBL-S-PH
Sensor Kecepatan Angin Output Modbus / RS485 / Analog / 0-5V/4-20mA
Pengukur hujan ember tipging untuk pemantauan cuaca sensor hujan otomatis RS485 / Luar ruangan/stainless steel
Sensor Radiasi Surya Pyranometer 4-20mA/ RS485
Pindai kode QR dengan WhatsApp
Nomor WhatsApp:+8615367865107
(Klik untuk menyalin dan menambahkan di WhatsApp)