Produk
Layanan pelanggan +8618073152920Telepon / WhatsApp: +8615367865107
Alamat: Ruang 102, Distrik D, Kawasan Industri Houhu, Distrik Yuelu, Kota Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok
Pengetahuan produk
Waktu:2023-12-07 15:29:41 Dilihat:2781
Bagaimana cara kerja sensor PAR?
Prinsip kerja sensor PAR didasarkan pada prinsip penginderaan fotoelektrik, yaitu, ketika cahaya diradiasi, foton berinteraksi dengan fotodioda dalam sensor, menghasilkan pasangan elektron-lubang, yang pada gilirannya menghasilkan arus dalam fotodioda. Besaran arus ini sebanding dengan intensitas cahaya yang datang, sehingga dengan mengukur besarnya arus ini, intensitas cahaya yang menyinari sensor dapat diketahui.
Pada sensor PAR, fotodioda ini dikapsulasi dalam filter yang memancarkan cahaya tampak agar hanya merespons cahaya tampak. Ketika radiasi aktif fotosintetik (PAR) mengenai sensor, sinyal arus dihasilkan yang sebanding dengan intensitas PAR, dan sinyal ini dapat diproses dan direkam lebih lanjut.
Pada akhirnya, sensor PAR mengeluarkan sinyal listrik yang mewakili nilai PAR. Nilai PAR ini mewakili intensitas cahaya dalam rentang 400-700 nanometer, yaitu radiasi aktif fotosintetik yang diserap oleh tanaman.
Penting untuk dicatat bahwa output sensor PAR tidak secara langsung mewakili laju fotosintesis atau status pertumbuhan tanaman; Itu hanya memberikan pengukuran intensitas cahaya. Faktor lain, seperti suhu dan kelembapan, juga memengaruhi pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, dalam aplikasi praktis, parameter dan model lain perlu digabungkan untuk menganalisis dan menginterpretasikan pengukuran sensor PAR lebih lanjut.

Bagaimana cara mengukur radiasi aktif fotosintetik?
Pengukuran radiasi aktif fotosintetik (PAR) dapat dilakukan menggunakan Sensor PAR. Berikut adalah langkah-langkah pengukuran umum:
1. Pilih Sensor PAR yang sesuai: Pilih Sensor PAR yang sesuai dengan kebutuhan sebenarnya, biasanya mencakup elemen fotosensitif dan filter cahaya.
2. Pasang sensor: Pasang sensor PAR di lokasi yang akan diukur, pastikan sensor dapat terpapar pada sumber cahaya yang akan diukur, misalnya sinar matahari atau sumber cahaya buatan.
3. Kalibrasi sensor: Sebelum melakukan pengukuran, seringkali perlu kalibrasi sensor PAR. Proses kalibrasi dapat bervariasi tergantung pada model sensor dan produsen; Lihat Manual Operasi Sensor untuk metode kalibrasi yang tepat.
4. Lakukan pengukuran: Nyalakan sensor dan mulai merekam data. Sensor mengukur radiasi PAR yang melewati filter dan mengeluarkan sinyal listrik yang sesuai.
5. Proses dan analisis data: Setelah nilai sinyal listrik dari sensor diperoleh, dapat diubah menjadi nilai PAR. Metode konversi spesifik dapat berbeda tergantung pada model sensor, lihat spesifikasi teknis sensor dan manual operasi.

Penting untuk dicatat bahwa pengukuran PAR perlu diinterpretasikan dalam konteks parameter lain seperti fotoperiode, suhu, kelembapan, dll., serta karakteristik fisiologis dan kebutuhan tanaman. Selain itu, tanaman yang berbeda dapat merespons cahaya secara berbeda, sehingga diperlukan analisis dan penilaian yang komprehensif bersama dengan penelitian dan pengalaman yang relevan saat membuat aplikasi praktis.
Katalog Stasiun Cuaca- NiuBoL -2024.pdf
NBL-W-PARS-RAR-SENSOR-User-Manual .pdf
Sebelumnya:Apa tujuan sensor radiasi aktif fotosintesis?
Berikutnya:Sensor suhu dan kelembapan
Rekomendasi terkait
Katalog sensor dan stasiun cuaca
Katalog sensor pertanian dan stasiun cuaca - NiuBoL.pdf
Katalog stasiun cuaca - NiuBoL.pdf
Katalog sensor pertanian - NiuBoL.pdf
Katalog sensor kualitas air - NiuBoL.pdf
Produk terkait
Sensor gabungan suhu udara dan kelembapan relatif
Sensor Suhu Kelembapan Tanah untuk irigasi| NBL-S-THR
Sensor pHtanah RS485Instrumen pengujian tanah pH meter tanah untuk pertanian | NBL-S-PH
Sensor Kecepatan Angin Output Modbus / RS485 / Analog / 0-5V/4-20mA
Pengukur hujan ember tipging untuk pemantauan cuaca sensor hujan otomatis RS485 / Luar ruangan/stainless steel
Sensor Radiasi Surya Pyranometer 4-20mA/ RS485
Pindai kode QR dengan WhatsApp
Nomor WhatsApp:+8615367865107
(Klik untuk menyalin dan menambahkan di WhatsApp)