Telepon Hotline: +8618073152920
Telepon
Indonesia

Kontak/ Kontak
Layanan pelanggan +8618073152920
Changsha Zoko Link Technology Co., Ltd.

Email: sales@niubol.com

Telepon / WhatsApp: +8615367865107

Alamat: Ruang 102, Distrik D, Kawasan Industri Houhu, Distrik Yuelu, Kota Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok

Pengetahuan produk

Perbedaan antara piranometer dan pirheliometer?

Waktu:2023-11-06 15:29:15 Dilihat:10346

Piranometer dan Pirheliometer keduanya adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur energi radiasi matahari, tetapi keduanya mengukur besaran fisik yang berbeda.

Piranometer terutama digunakan untuk mengukur intensitas radiasi matahari, yaitu jumlah energi matahari yang diterima per satuan luas per satuan waktu. Piranometer adalah instrumen pasif, biasanya terdiri dari bola hitam kecil yang dilapisi dengan bahan reflektif untuk memfokuskan sinar matahari dan mengarahkannya ke sensor.

Fungsi utama Pyranometer adalah untuk mengukur radiasi total (jumlah radiasi matahari langsung dan tersebar) di bidang horizontal dari sudut kubik 2π. Biasanya terdiri dari sensor, yang merasakan energi matahari, dan meteran, yang mengubah energi yang dirasakan menjadi data yang dapat dibaca.

Pyranometer biasanya memiliki rentang pengukuran 0-2000 W/m² dan akurasi pengukuran dalam ±2%. Saat digunakan, Pyranometer biasanya ditempatkan pada permukaan yang rata dengan sensor menghadap ke matahari dan permukaan instrumen bersih untuk menghindari mempengaruhi hasil pengukuran.

piranometer Radiasi Matahari Sensors.jpg

Selain itu, Pyranometer juga dapat digunakan untuk mengukur parameter lingkungan lainnya seperti suhu, kelembaban, tekanan barometrik, dan sebagainya. Dengan menggabungkan pengukuran dengan Pyranometer, dampak radiasi matahari terhadap perubahan iklim dapat dipahami dengan lebih baik.

Pyranometer adalah instrumen pengukuran meteorologi penting yang banyak digunakan di bidang pemantauan meteorologi. Dengan menggunakan Pyranometer, kita dapat lebih memahami dampak radiasi matahari terhadap perubahan iklim, memberikan dukungan data penting untuk prakiraan meteorologi, perlindungan lingkungan, dan bidang lainnya.

Pyrheliometer, di sisi lain, terutama digunakan untuk mengukur panas matahari, yang merupakan perbedaan antara energi radiasi matahari yang diterima per satuan luas per satuan waktu dan energi radiasi benda hitam. Pyrheliometer adalah instrumen aktif yang biasanya terdiri dari pemanas yang mengubah energi radiasi matahari yang diterima menjadi energi panas, dan sensor yang mengukur energi panas dan mengubahnya menjadi panas matahari.

Dengan demikian, perbedaan utama antara Pyranometer dan Pyrheliometer adalah besaran fisik yang diukur, dengan yang pertama mengukur intensitas radiasi matahari dan yang terakhir mengukur panas matahari.

Lembar data Sensor Radiasi Matahari Pyranometer

NBL-W-HPRS-Solar-Radiation-Sensor-Instruction-Manual-V3 .0.pdf

NBL-W-SRS-Solar-radiation-sensor-instruction-manual-V4 .0.pdf

Rekomendasi terkait

Katalog sensor dan stasiun cuaca

Katalog sensor pertanian dan stasiun cuaca - NiuBoL.pdf

Katalog stasiun cuaca - NiuBoL.pdf

Katalog sensor pertanian - NiuBoL.pdf

Katalog sensor kualitas air - NiuBoL.pdf

Produk terkait

Kirimkan kebutuhan Anda. Kami akan membahas proyek Anda dan menemukan solusi yang tepat.

Nama*

Telepon*

E-mail*

Perusahaan*

Negara*

Pesan

Online
Kontak
E-mail
Atas
XPerbedaan antara piranometer dan pirheliometer?-Pengetahuan produk-Stasiun cuaca otomatis, sensor industri, dan solusi IoT untuk pertanian, air, dan lingkungan | NiuBoL

Pindai kode QR dengan WhatsApp

Nomor WhatsApp:+8615367865107

(Klik untuk menyalin dan menambahkan di WhatsApp)

Buka WhatsApp

Nomor WhatsApp telah disalin. Buka WhatsApp untuk menghubungi kami!
WhatsApp